Sistem Zonasi Hemat Transportasi

Sistem Zonasi Hemat Transportasi

Sistem Zonasi Hemat Transportasi

Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat, Dadang Ruhiyat

mengingatkan, para orangtua calon peserta didik baru agar mendampingi anaknya saat mendaftarkan adanya ke SMA/SMK Negeri di Kota Bogor. Khususnya, yang melalui jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM), Penghargaan Maslahat bagi Guru (PMG), Anak Berkebutuhan Khusus/Disabilitas (ABK), dan Warga Penduduk Setempat (WPS). Semua ini bertujuan agar dalam pengisiaan data-data calon peserta didik tidak salah.

“Kalau sampai salah kan bisa merugikan calon siswa baru itu sendiri,” kata Dadang

saat ditemui Metropolitan usai sosialisasi PPDB Tingkat SMK/SMA/SLB wilayah II Provinsi Jawa Barat di aula SMA Pesat, Kecamatan Bogor Barat, kemarin.

Menurutnya, jika tidak lengkap data-datanya maka tidak akan bisa tersimpan ke dalam server. Tapi, kalau didampingi, format isian akan lebih memudahkan dan langsung tersimpan, khususnya melalui jalur WPS.

“Keunggulan sistem zonasi ini adalah setiap anak mendapatkan haknya untuk mendapat layanan

pendidikan sesuai dengan lokasi tempat tinggalnya, selain itu berkurangnya biaya yang ditanggung oleh orangtua dalam transportasi,” bebernya.

Dadang menambahkan, selain menghemat biaya transportasi, sistem ini juga menghemat biaya berupa tenaga, waktu dan stamina. Dengan sekolah berada dekat rumahnya, maka jangka waktu anak ke sekolah bisa dipersingkat sehingga tiba di sekolah dalam kondisi masih segar bugar.

“Dan semua ini bisa mengurangi kesibukan lalu lintas pada saat jam berangkat dan pulang sekolah,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://voi.co.id/