Jalan Panjang Uni Eropa Mendakwa Google Karena Praktek Monopoli

Jalan Panjang Uni Eropa Mendakwa Google Karena Praktek Monopoli

Jalan Panjang Uni Eropa Mendakwa Google Karena Praktek Monopoli

Google telah malang melintang dalam industri internet global selama lebih

dari satu dekade. Sepanjang itu pula, Google melibas para pesaingnya, seperti Yahoo, Microsoft, dan lainnya. Kecuali di China yang memiliki Baidu, Google tak tergantikan sebagai mesin pencari paling popular di seluruh dunia.

Namun, dalam prakteknya perusahaan yang berbasis di Mountain View,

California itu, ternyata menjalankan praktek bisnis yang tidak sehat. Hal itu terungkap dari hasil penyelidikan yang dilakukan Komisi Anti Monopoli Uni Eropa. Sejak 2009, komisi yang mewakili 28 negara itu, telah melakukan investigasi menyeluruh terhadap model bisnis yang dijalankan Google.

Dari rangkaian penyelidikan, terbaru Google didenda sebesar 1,49 miliar euro

(US$ 1,7 miliar/Rp 24 triliun). Denda itu dijatuhkan pada Rabu (20/3/2019) ditengah upaya Google berupaya meredam Komisi Persaingan Eropa. Sehari sebelum jatuhnya vonis, Google diketahui telah menyodorkan proposal kepada Komisi Anti Persaingan UE. Proposal itu menyebutkan bahwa Google akan menaati aturan untuk menjamin level persaingan, dengan mendorong perbandingan harga pesaing. Google juga membebeskan pengguna Android memilih browser dan aplikasi pencarian yang mereka inginkan.  

Sumber :

https://dolanyok.com/