Gali Potensi Siswa lewat Pensi

Gali Potensi Siswa lewat Pensi

Gali Potensi Siswa lewat Pensi

Kurikulum 2013 saat ini mendorong siswanya untuk tidak hanya mendapatkan materi,

tapi juga difasilitasi untuk praktik. Banyak hal yang dilakukan sekolah untuk mendorong hal itu.

Salah satunya dengan menggelar kegiatan pentas seni. SMA Indocement, misalnya. Secara rutin, setiap tahun, SMA Indocement menggelar kegiatan seni yang bernama ‘Extraordinary,’ dan tahun ini bertemakan Vaganza (Valour Art by The All Generation).

Menurut Kepala SMA Indocement, Nurokhim, banyak aktivitas seni

yang ditampilkan siswa membuatnya kagum. Mulai dari tarian, drama, vokal, hingga pameran karya seni seperti lukisan, foto, hasil desain, dan lainnya.

”Saya berharap melalui kegiatan ini siswa bisa mengetahui bakat atau potensi dirinya, yang mungkin kurang digali selama ini. Menurut saya bagus untuk masa depannya. Siapa tahu justru potensi mereka bisa menjadi ladang penghidupan mereka,” tuturnya.

Selain menggali potensi siswa, Nurokhim mengatakan, tumbuhnya kerja sama tim

juga menjadi dampak postif bagi siswa. “Karena mereka yang tampil biasanya dalam sebuah tim, mereka bekerja sama menampilkan hasil terbaik dari latihan mereka,” katanya.

Tentunya, kata Nurokhim, ada penilaian tambahan akademik tersendiri bagi siswa-siswa yang tampil, terutama kelas 12 yang sekaligus melakukan ujian praktik mata pelajaran seni budaya. ”Sehingga dalam penilaian, ada kerja sama antara guru mata pelajaran seni budaya dengan guru bahasa Indonesia,” terangnya.

 

Baca Juga :