71 SISWA SMP DIGEMBLENG DI PUNCAK

71 SISWA SMP DIGEMBLENG DI PUNCAK

71 SISWA SMP DIGEMBLENG DI PUNCAK

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor Fahrudin mengaku

, prihatin atas perilaku segelintir pelajar yang akhir-akhir ini merekam dan mempublikasikan tindakan tak terpujinya di media sosial. Oleh karena itu, dirinya membuat program bengkel akhlak dan mental bagi para siswa agar menjadi pelopor.

“Semoga dengan program ini para siswa bisa merubah prilaku dirinya sendiri maupun teman-teman sekitarnya,” ujar Fahrudin saat memberikan sambutan dalam acara Mentoring Penanganan Penyimpangan Perilaku Siswa, di Hotel Pesona Anggraeni, Puncak.

Ia menjelaskan, ada sekitar 71 siswa SMP dari berbagai sekolah di Kota Bogor

yang mengikuti kegiatan ini. Dan dirinya menekankan, agar seluruh peserta bisa menemukan jati dirinya masing-masing.

“Saya berharap para peseta mampu menggali kembali potensi yang selama ini terpendam, dan tidak mereka sadari karena kurangnya perhatian dan pembinaan yang lebih, baik dari orang tua, lingkungan keluarga atau di rumah,” bebernya.

Fahrudin mengungkapkan, program ini dapat memberikan kontribusi yang positif

bagi pembinaan para siswa di Kota Bogor sehingga tidak akan lagi kita temui para pelajar terlibat tawuran ataupun penyimpangan perilaku lainnya.

“Lebih dari itu yakni, terbentuknya pelajar yang berakhlak mulia, berkarakter dan berbudi pekerti luhur dalam rangka menyongsong generasi emas era milenial,” imbuhnya

Senada, Kepala Seksi (Kasi) Kesiswaan SMPN Disdik Tedi Kusnadi menjelaskan acara mentoring ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai (19-21 Februari 2018). Pesertanya, kata dia, ada sekitar 71 pelajar SMP, baik dari sekolah negeri maupun swasta.

“Program bengkel akhlak dikemas dalam bentuk bimbingan mental dengan menghadirkan narasumber dari kepolisian, personil TNI, dan motivator Emotional Spirit Quotation (ESQ) serta outbound dipenghujung acara,” tukasnya.

 

Baca Juga :